Wiranto Ditusuk, Polri Akan Evaluasi Pengamanan Pejabat

CNN Indonesia | Kamis, 10/10/2019 22:35 WIB
Wiranto Ditusuk, Polri Akan Evaluasi Pengamanan Pejabat Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut akan ad aevaluasi pengamanan pejabat. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polri menyebut akan ada evaluasi pengamanan terhadap pejabat negara pasca-insiden penusukan Menkopolhukam Wiranto.

"[Evaluasi] nanti akan dibahas bersama-sama dengan kementerian atau lembaga dulu," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, saat dikonfirmasi, Kamis (10/10).

Namun, Dedi belum menjelaskan evaluasi seperti apa yang bakal dilakukan. Ia juga belum menjelaskan evaluasi itu bakal dibahas dengan pihak mana saja.


Terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera menyebut pihaknya akan memperketat pengamanan pejabat negara pasca-penusukan terhadap Wiranto.

"Intruksi Kapolda tadi sudah jelas untuk melakukan evaluasi kembali seluruh kegiatan tentang pengamanan agar diperketat," kata dia.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menyebut ada evaluasi pengamanan pejabat di Jatim.Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menyebut ada evaluasi pengamanan pejabat di Jatim. (CNNIndonesia/Abi Sarwanto)
Barung mengatakan peningkatan pengamanan itu diperuntukkan kepada tamu-tamu VVIP negara serta pejabat setingkat menteri lainnya, yang sedang melakukan kunjungan di Wilayah Jatim.

"Dan menyangkut pengamanan VVIP akan ditambah lagi apalagi ada [pejabat ke Jatim]. Ini yang nanti akan kami lakukan. Tetapi ingat bahwa pengamanan itu dilakukan menyusul jika ada tamu ke Jatim," kata dia.

Peningkatan pengamanan itu, kata dia, bertujuan untuk melakukan deteksi dini agar kejadian penyerangan pejabat negara, bisa dihentikan.

"Kapolda Jatim tadi, barusan menyampaikan kepada kita, melihat eskalasi ini maka untuk semua deteksi dini, maupun deteksi aksi yang akan dilakukan, segera dikuatkan lagi," imbuhnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meminta agar pengamanan dasar semua pejabat negara diperketat.

"Ketika kejadian kebetulan saya sedang dengan Presiden dan Pak Mensesneg (Pratikno). Presiden langsung memberikan arahan agar semua pejabat sekarang ini dalam kondisi seperti ini untuk dilakukan pengamanan dasar," kata Pramono usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

[Gambas:Video CNN]
Menurutnya hal ini penting untuk dilakukan mengingat banyak pejabat atau menteri yang tidak ingin dikawal secara ketat saat bertemu dengan masyarakat.

"Tetapi kalau melihat ini, ancaman itu riil, dan ancaman ini dipersiapkan," ucapnya.

Wiranto diserang usai mengunjungi peresmian gedung baru Mathla'ul Anwar, Pandeglang, Banten, pukul 11.55 WIB. Ia disebut mengalami luka tusuk di bagian perut. Polisi mengklaim pelaku penusukan merupakan bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi.

(dis/frd/arh)