SPBU Cipayung Kebakaran, Mobil Tak Dimatikan saat Isi Bensin

CNN Indonesia | Jumat, 11/10/2019 20:50 WIB
SPBU Cipayung Kebakaran, Mobil Tak Dimatikan saat Isi Bensin Ilustrasi kebakaran di pom bensin SPBU. (Courtesy of Andrianto Abdurrahman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kebakaran SPBU di Cipayung, Jakarta Timur diduga karena pengemudi yang mengisi bahan bakar di pom bensin tersebut bermain telepon seluler di dalam mobil yang masih dalam keadaan menyala.

Kasi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan kebakaran di pom bensin Setu, Cipayung, Jakarta Timur, tersebut terjadi sekitar pukul 14.46 WIB, Jumat (14/10).

"Total ada 11 unit mobil pemadam kebakaran dan 55 personel yang diterjunkan. Api berhasil dipadamkan tepat pukul 15.35 WIB," kata Gatot saat dikonfirmasi.


Kronologi terjadi saat mini bus Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi B 1533 L mendatangi Pom Bensin Cipayung untuk mengisi bahan bakar.

Namun, pengemudi yang mengemudikan mobil itu justru tetap memainkan telepon genggamnya saat mobil itu diisi bahan bakar.

Akibatnya kebakaran pun terjadi di lokasi. Sedikitnya, empat buah dispenser pom dan mobil milik pengemudi tersebut terbakar. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Total kerugian akibat ini masih belum bisa ditafsir. Sementara si pengemudi melarikan diri saat kejadian sehingga identitasnya pun belum diketahui.

"Sebab handphone. Saat pengisian BBM, pengemudi main handphone," kata Gatot.
[Gambas:Video CNN]
Diselidiki Polisi

Polisi saat ini masih memeriksa pemilik dan petugas SPBU Setu, Cipayung untuk menyelidiki insiden kebakaran.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan keduanya diperiksa untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

"(Saksi yang diperiksa) ada pemilik SPBU dan petugasnya," kata Hery kepada CNNIndonesia.com.

Senada dengan Gatot, Hery menduga mobil yang mengisi bahan bakar saat itu tidak mematikan kendaraannya.

Selain itu, kata Hery, mobil itu ternyata telah dimodifikasi dengan tambahan tangki dan pompa. Sehingga diduga memicu timbulnya api.

"Di dalamnya mobilnya dimodifikasi dengan tambahan tangki dan pompa. Kemungkinan api berasal dari percikan listrik pada mobil tersebut," tuturnya.

Identitas pengemudi mobil yang melarikan diri saat kejadian hingga saat ini masih belum diketahui.
(dis/gil)


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA