Potensi gelombang tinggi sampai 4 meter ini diperkirakan terjadi pada 12-13 Oktober 2019.
"Terdapat Typhoon Hagibis 925 hPa di Samudra Pasifik selatan Jepang. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan 3-15 knot, sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 5-20 knot," demikian pernyataan Bagian Hubungan Masyarakat Biro Hukum dan Organisasi BMKG, dikutip dari keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (12/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, BMKG juga mencatat ada sejumlah wilayah yang akan dilanda gelombang setinggi 1,25 meter hingga 2,50 meter yaitu Perairan Barat Sabang-Aceh, perairan barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, perairan Pulau Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumba.
[Gambas:Video CNN]
"Sedangkan untuk wilayah perairan yang dilanda gelombang setinggi 4.0 meter yaitu Samudera Hindia barat Sumatera hingga Pulau Bali," ujar BMKG.
BMKG mengimbau kepada masyarakat dan para nelayan untuk memerhatikan keselamatan pelayaran saat gelombang tengah berada di titik tertinggi.
"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (din/ayp)