Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan jumlah partai politik di barisan oposisi bisa jadi akan bertambah setelah Jokowi-Ma'ruf selaku presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 mengumumkan nama menteri dalam kabinet mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika pengumuman kabinet tidak sesuai dengan harapan. Harapannya tiga, empat, atau lima menteri, ternyata cuma satu atau enggak ada. Karena itu semua hak prerogatif presiden," tutur Mardani.
Lebih dari itu, Mardani menyampaikan bahwa PKS akan sowan ke Istana untuk bertemu Jokowi, namun setelah pembentukan kabinet rampung. Menurutnya, PKS akan menyampaikan terkait posisi oposisi yang ditempuh terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.
"PKS tidak dalam posisi ke Istana untuk cawe-cawe. Kalau sudah penetapan jadi presiden, wajar setiap prtai berkomunikasi, tapi tetap pada posisi di luar pemerintahan atau oposisi," ujar Mardani.
Di sisi lain, sejumlah ketua umum partai politik yang berada satu barisan dengan PKS mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 bertemu dengan Jokowi di Istana dalam sepekan terakhir.
Mereka, yakni Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo. Bahkan setelah dari Istana, Prabowo bersafari menemui ketua umum partai koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf. (mts/osc)