Pernyataan Moeldoko berawal dari pertanyaan peserta kuliah umum Tantangan Ketahanan Nasional Masa Kini. Sang peserta bertanya kepada Moeldoko apakah faktor agama mempengaruhi stabilitas negara Indonesia seperti terjadi di negara-negara Timur Tengah lewat fenomena Arab Spring.
"Apakah agama berpengaruh terhadap stability? Iya. Sekarang ini banyaklah yang mengklaim paling benar dengan agamanya. Dia sudah bisa mendefinisikan dengan masuk surga, orang lain masuk neraka," kata Moeldoko dalam kuliah umum di Kampus Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (17/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian Moeldoko menyebut salah satu kelompok saat mencontohkan intoleransi. Moeldoko menyatakan dirinya adalah muslim dan tidak merasa agamanya perlu dibela oleh ormas itu.
Kemudian ia menuturkan belakangan ini banyak orang yang mengaku ustaz dan habib. Bahkan Moeldoko menyebut ada orang yang hanya bermodal Rp150 ribu, berbelanja pakaian di Tanah Abang, lalu mengklaim dirinya sebagai Habib.
[Gambas:Video CNN]
Mantan Panglima TNI itu meminta tak ada lagi kelompok-kelompok yang mengusung intoleransi. Menurutnya hal itu hanya akan mengganggu stabilitas negara Indonesia.
"Enggak boleh dong, yang benar saja. Banyak yang sekarang seperti itu. Jangan menipu Tuhan lah, Tuhan Maha Tahu," katanya.
Pada Agustus 2019, Juru bicara Front Pembela Islam Slamet Ma'arif menyatakan bahwa FPI menyatakan bahwa FPI tak bertentangan dengan Pancasila.
Ketika itu, Slamet heran dengan pemerintah yang menuding mereka bertentangan dengan Pancasila.
"Kami bingung, sisi mana yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. Kami sudah 21 tahun tidak ada masalah, bahkan kami NKRI harga mati. Setiap bencana kami hadir," kata Slamet ketika itu.
Menanggapi pernyataan Moeldoko itu, Sekretaris Umum FPI Munarman enggan berkomentar banyak. Kepada CNNIndonesia.com, Munarman memberikan sejumlah tautan berita tentang kegiatan FPI di sejumlah daerah. Diantaranya, tautan berita tentang FPI yang mengirimkan relawan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan kegiatan membersihkan saluran air.
"Itu salah satu fungsi FPI, Moeldoko perlu baca dan perlu mendapat informasi di atas, biar enggak kudet," kata Munarman.
(dhf/dal)