Mendulang Rezeki di Pelantikan Jokowi

CNN Indonesia | Minggu, 20/10/2019 11:45 WIB
Mendulang Rezeki di Pelantikan Jokowi Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendatangkan pundi pundi uang bagi para pedagang jalanan. (CNN Indonesia/ Jonathan Patrick)
Jakarta, CNN Indonesia -- Warung Pecel 'Ratih' mendadak muncul di tengah kesiapsiagaan aparat keamanan mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Jokowi-Ma'ruf Amin, Minggu (20/10). Pengamanan sedari pagi buta membuat aparat tak sempat sarapan di rumah.

Anggota kepolisian, khususnya Brimob meramaikan warung pecel dadakan Ratih tak jauh dari komplek gedung DPR/MPR. Beralaskan karton, Ratih sigap melayani puluhan anggota Brimob yang hendak menyantap barang dagangannya.

"Lapar mas, belum sarapan pagi," ujar salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (20/10).


Ratih membuka warung dadakannya di trotoar Jalan Gelora yang merupakan jalan pintu belakang ke Gedung DPR/MPR. Silih berganti, para anggota Brimob tak berhenti-henti membeli pecel olahan Ratih.

Ratih menjual pecel beserta lontong, gorengan dan kerupuk. Satu porsi dia jual dengan harga mulai Rp15 ribu. Harga bervariasi bergantung penambahan gorengan atau telur rebus. Baru berjualan dari pukul 06.00 WIB, Ratih telah mengantungi omzet Rp500 ribu.
"Kebanyakan polisi yang sedang istirahat," kata Ratih sembari melayani para pembeli.

Ratih bersyukur jualannya bisa laris manis dengan adanya pelantikan ini. Pada hari-hari biasa, ia biasa mendapatkan untung sekitar Rp200 ribu.

Di sebelah lapak Ratih, ada Endang yang menjajakan aneka minuman. Ia mengatakan dagangan terlarisnya adalah kopi. Endang tak kalah sibuk dengan ratih. Kedua tangannya seolah tak rehat melayani pembeli. Selama 15 menit, ia terus-terusan membuat kopi.

"Biasanya pada beli kopi. Mungkin ngantuk karena sudah di sini dari pagi tadi," kata Endang.
Di sisi lain, masih ada pedagang yang berharap bisa mendapatkan cuan. Pedagang jalanan bernama Rudi tersebut menjual aneka masker hingga handuk kecil.

Ia mengaku mengincar para demonstran untuk menjual barang dagangannya. Pasalnya pada saat aksi demonstrasi di Gedung DPR/MPR lalu ia mendapatkan omzet fantastis.

Rudi bercerita saat itu ia telah mulai jualan dari sekitar 07.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB.

"Sehari bisa untung Rp600 ribu. Dua hari demo bisa dapat Rp1,5 juta. Itu karena gas air mata saja. Mungkin pada perih matanya. Jadi mereka bela-belain membeli buff atau masker," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]

Rudi bercerita saat itu barang dagangannya sampai habis dibeli oleh para demonstran. Sayangnya, ia tidak bisa menyuplai ulang barang dagangan karena terjebak demo.

"Terjebak di depan DPR/MPR. Sampai rumah jam 22.00 WIB. Harus Jalan kaki dari MPR ke Sarinah," katanya.

Jokowi-Ma'ruf akan dilantik sebagai presiden-wakil presiden di Gedung DPR/MPR pada hari ini, Minggu (20/10). Acara pelantikan bakal dipimpin oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Setelah itu, Jokowi-Ma'ruf langsung ke Istana Negara. Tidak ada parade yang dihadiri para relawan dan simpatisan. Mulanya, parade memang ingin dilakukan oleh para relawan di Patung Kuda sampai Istana Negara, namun, dibatalkan.
(ain/ain)