"Alhamdulillah situasi saat ini aman dan mengenai kerugian sampai saat ini belum bisa dipastikan, namun tidak ada korban jiwa," ujar Danramil 1614-05/Pekat Kapten Kav M. Kasim dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/10) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengakui, saat upaya pemdalam dilakukan, pihaknya kesulitan memadamkan kobaran api, karena medannya sulit dilalui mobil tangki air milik perusahan, juga karena tiupan angin yang cukup kencang dan membakar tanaman tebu maupun rumput yang sudah kering.
Namun demikian, kata dia, sekitar pukul 21.00 WITA, pihaknya bersama masyarakat setempat dibantu PT. SMS berhasil memadamkan api dekat pemukiman warga di sekitar lokasi PT. BA, kemudian di Dusun Sorimangge dan Doroncanga.
Komandan Kodim 1614/Dompu Letnan Kolonel Inf Ali Cahyono membenarkan adanya kebakaran di lahan PT. SMS dan areal Taman Nasional Gunung Tambora berdasarkan laporan Danramil.
Terkait dengan kondisi kemarau saat ini, dia meminta semua Koramil jajarannya untuk terus memantau kondisi wilayahnya dengan mendata wilayah-wilayah yang rawan terjadi kebakaran akibat kekeringan.
"Pastikan api dalam keadaan mati sebelum ditinggalkan dan matikan api puntung rokok sebelum dibuang sehingga tidak berdampak pada kerugian," katanya.
(antara/arh)