Polisi Bongkar Makam Mahasiswa yang Tewas Saat Diksar Menwa

CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 03:02 WIB
Polisi Bongkar Makam Mahasiswa yang Tewas Saat Diksar Menwa Ilustrasi jenazah. (Istockphoto/Katarzyna Bialasiewicz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang membongkar makam Muhammad Akbar (19), Selasa (22/10), di TPU Sematang Borang untuk keperluan autopsi.

Muhammad Akbar merupakan mahasiswa Universitas Taman Siswa Palembang yang tewas usai mengikuti kegiatan pendidikan dasar (diksar) Resimen Mahasiswa (Menwa).

Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang Komisaris Mansuri berujar, pihaknya melakukan autopsi terhadap jenazah korban setelah adanya permintaan dari penyidik kepolisian yang menangani kasus Akbar.


Berdasarkan pemeriksaan sementara, ditemukan bekas kekerasan di bagian kepala, dada, dan organ vital korban.


"Secara rinci tidak bisa disebutkan di mana saja, karena kondisi jenazah sudah 4 hari dikubur. Setelah autopsi selesai dilakukan, kita serahkan hasil pemeriksaannya kepada penyidik," ujar Mansuri.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir Ajun Komisaris Malik Fahrin Husnul Aqif berujar telah memeriksa 19 saksi atas kasus tersebut.

Akbar tewas usai mengikuti kegiatan diksar Menwa di Desa Tanjung Senai, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Kamis (17/10).

"Keseluruhan saksi merupakan mahasiswa, 17 dari Muhammadiyah, 2 dari Taman Siswa. Ada yang statusnya peserta ada juga yang panitia diksar itu. Kita masih mengumpulkan alat bukti selanjutnya," ujar Malik.

Malik menyebut pihaknya saat ini masih menunggu bukti tambahan yakni dari hasil autopsi yang dilakukan dokter forensik RS Bhayangkara untuk melengkapi alat bukti.

"[Penetapan] tersangka nanti setelah alat bukti cukup," ujar dia. (idz/end)