Airlangga, Menko Beraset Rp146 M dan Punya Rumah di Melbourne

CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 09:27 WIB
Airlangga, Menko Beraset Rp146 M dan Punya Rumah di Melbourne Presiden Joko Widodo resmi melantik Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam Kabinet Jilid II (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo resmi menunjuk Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10). Airlangga dengan demikian bakal merangkap jabatan sebagai menteri sekaligus Ketua Umum Partai Golkar.

Penunjukannya sebagai menteri merupakan periode kedua bagi Airlangga untuk membantu Jokowi menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan.

Dilansir dari situs elhkpn.kpk.go.id, Airlangga memiliki harta kekayaan dengan nilai total Rp81,5 miliar. Data tersebut merupakan laporan periodik tahun 2018 yang dilaporkan pada 4 April 2019 saat dirinya menjabat sebagai Menteri Perindustrian.


Secara rinci Airlangga memiliki harta tak bergerak berupa delapan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Manado, Gianyar, hingga Melbourne, Australia. Nilai seluruhnya mencapai Rp71.842.595.500.

Ia juga tercatat memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp3.859.600.000. Angka itu merupakan akumulasi dari Mobil Jaguar Tahun 2010 Rp460 juta; Mobil Toyota Kijang Innova Tahun 2015 Rp230 juta; dan Mobil Toyota Kijang Innova Tahun 2016 Rp250 juta.


Serta dua mobil yang baru dilaporkannya pada tahun periodik ini, yakni Mobil Toyota Vellfire Tahun 2017 Rp1.019.600.000 dan Mobil Toyota Jeep LC 200 HDTP Tahun 2014 Rp1,9 miliar.

Airlangga juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp573.500.000. Selain itu, pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur 1 Oktober 1962 itu memiliki surat berharga dengan nilai Rp43.256.429.320. Serta Kas dan Setara Kas Rp6.051.733.692.

Dalam laporan terakhir, harta lainnya milik Airlangga terhitung senilai Rp20.507.113.576. Sehingga total kekayaannya mencapai Rp146.090.972.088.

Namun, Ketua Dewan Insinyur (PII) periode 2009-2012 ini juga memiliki utang sejumlah Rp64.540.925.220.

"Jadi total harta kekayaan Rp81.550.046.868," demikian dilansir dalam situs elhkpn KPK. (ryn/asa)