Kebakaran RS Mayapada Diduga Korsleting, Tak ada Korban Jiwa

CNN Indonesia | Senin, 28/10/2019 21:52 WIB
Kebakaran RS Mayapada Diduga Korsleting, Tak ada Korban Jiwa Ilustrasi kebakaran. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kebakaran yang terjadi di ruang panel Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

"Dugaan sementara ya paling korsleting karena di atas itu ruang perawatan," kata Kapolsek Cilandak Kompol Marbun saat dikonfirmasi, Senin (28/10).

Meski begitu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran di gedung rumah sakit itu. Sejauh ini, Marbun mengatakan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut.


Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada pukul 21.43 api telah sepenuhnya dipadamkan. Namun, masih terdapat tiga mobil damkar yang disiagakan di depan pintu masuk gedung Mayapada Tower 1.

Marbun menjelaskan sumber api pertama kali ditemukan di lantai 6. Setelah muncul asap, pihak rumah sakit lantas segera melakukan evakuasi terhadap para pasien.
"Setelah ada asap mereka matikan ternyata ada kepulan asap lagi, dengan informasi itu semua pasien langsung dievakuasi," tuturnya.

Disampaikan Marbun, sepuluh unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi bisa menjinakkan si jago merah.

Marbun juga memastikan tidak ada korban dalam peristiwa itu.

"Enggak ada (korban)," ucap Marbun.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, kebakaran terjadi di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (28/10).

Kasi Ops Sudin Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Selatan Sugeng menuturkan kebakaran itu terjadi ruang panel rumah sakit.

"Iya betul (ada kebakaran) itu ruang panel, yang terbakar ruang panel," kata Sugeng saat dikonfirmasi.
(dis/DAL)