Polisi Amankan 11 Orang Diduga Pemalak di Pasar Jakbar
CNN Indonesia
Jumat, 01 Nov 2019 13:55 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 11 orang yang disebut kerap melakukan pemalakan terhadap pedagang di Pasar Darurat, Kapuk, Jakarta Barat, Rabu (30/10).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu menjelaskan, warga sekitar merasa resah, akibat pelaku melakukan tindakan pemalakan. Dikatakan, pelaku juga menguasai lahan disekitar Pasar tersebut.
"Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengamankan sebanyak 11 orang preman yang menduduki sebuah lahan pasar lapangan bola, pasar darurat di Kapuk Jakarta Barat," kata AKBP Edy dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (1/11).
Saat ini, pihak kepolisian mengatakan sedang melakukan penyelidikan terhadap 11 orang pelaku untuk mendalami kasus tersebut. Pelaku telah diamankan di Polres Jakarta Barat.
"Para pelaku sudah kita amankan. Saat ini ke-11 pelaku sedang menjalani proses penyidikan untuk mendalami akan kasus tersebut," kata Edy.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi memastikan tidak akan ada lagi aksi premanisme di wilayahnya. Pihaknya akan tegas menindak para pelaku yang berani melakukan aksi premanisme.
"Kami berkomitmen Jakarta Barat 'zero premanisme'," kata Hengki, Selasa (29/10).
(mjo/asa)
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu menjelaskan, warga sekitar merasa resah, akibat pelaku melakukan tindakan pemalakan. Dikatakan, pelaku juga menguasai lahan disekitar Pasar tersebut.
"Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengamankan sebanyak 11 orang preman yang menduduki sebuah lahan pasar lapangan bola, pasar darurat di Kapuk Jakarta Barat," kata AKBP Edy dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (1/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pelaku sudah kita amankan. Saat ini ke-11 pelaku sedang menjalani proses penyidikan untuk mendalami akan kasus tersebut," kata Edy.
Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi memastikan tidak akan ada lagi aksi premanisme di wilayahnya. Pihaknya akan tegas menindak para pelaku yang berani melakukan aksi premanisme.
"Kami berkomitmen Jakarta Barat 'zero premanisme'," kata Hengki, Selasa (29/10).