Bayi yang baru dilahirkan di dalam kamar mandi tersebut dimasukkan sang ibu ke dalam mesin cuci, Namun aksi tersebut ketahuan.
Nahas, nyawa sang bayi tak dapat diselamatkan setelah sempat mendapat penanganan medis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suharyono mengatakan berdasarkan keterangan keluarga ST, sang pelaku pernah menikah namun saat ini sudah berpisah dengan suaminya.
Kasus ini sendiri telah ditangani polisi di mana ST masih menjalani pemeriksaan atas tindakan tersebut. Sementara itu, jasad bayi diketahui masih berada di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang.
Rumah yang menjadi Tempat Kejadian Perkara seorang bayi dimasukkan ke mesin cuci di Palembang, Sumatera Selatan. (CNN Indonesia/Hafidz) |
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Senin siang.
ST diketahui masuk ke dalam kamar mandi pada Senin (4/11) sekitar pukul 11.00. Di dalam kamar mandi tersebut, ST melahirkan anaknya. Namun setelah anaknya lahir, ST segera memasukkan bayi tersebut ke dalam mesin cuci yang letaknya tidak jauh dari kamar mandi.
Keberadaan bayi tersebut diketahui rekan sesama ART di rumah tersebut yang mendengar tangisan dari dalam mesin cuci.
Saat ditemukan kondisi bayi sudah lemah sehingga segera dilarikan ke RS Siloam Palembang untuk mendapatkan tindakan medis. Namun nyawa bayi tersebut hanya bertahan beberapa jam.
[Gambas:Video CNN]
Jasad bayi itu lalu dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk keperluan visum. Kejadian tersebut pun dilaporkan kepada kepolisian setempat, lalu polisi mengamankan ST.
Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang Indra Sakti mengatakan bayi tersebut dilahirkan sudah masuk waktu perkiraan kelahiran. Diperkirakan ibu sang bayi sudah mengandung hingga usai sembilan bulan. Berdasarkan hasil visum terdapat luka lecet di bagian leher serta bibir atas bayi.
"Kita tidak bisa memastikan penyebab kematian bayi karena hanya visum, pemeriksaan luar. Berdasarkan keterangan penyidik tadi bayi ini dimasukkan ke dalam mesin cuci setelah lahir. Untuk penyebab kematian perlu pemeriksaan lebih lanjut," kata Indra Sakti.
Rumah yang menjadi Tempat Kejadian Perkara seorang bayi dimasukkan ke mesin cuci di Palembang, Sumatera Selatan. (CNN Indonesia/Hafidz)