Airlangga menyampaikan itu sebagai respons terhadap Bamsoet yang mempertimbangkan untuk maju sebagai kandidat ketua umum Partai Golkar 2019-2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ditilik ke belakang, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily pernah menyinggung komitmen Bamsoet untuk mendukung Airlangga terpilih kembali sebagai Ketua Golkar periode 2019-2024.
"Saya ingin mengatakan bahwa tidak ada lagi persaingan, kita sudah selesai," kata Bamsoet kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/10).
Hubungan Airlangga dan Bamsoet memang mengalami pasang surut. Ini bermula dari keinginan Bamsoet sejak jauh hari untuk maju sebagai calon ketua Golkar pada Munas Desember mendatang.
Bamsoet bahkan telah melakukan safari politik ke sejumlah ormas pendiri Golkar. Dari safari politiknya Bamsoet mendapat dukungan dari Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI).
[Gambas:Video CNN]
Sementara Airlangga pernah mengklaim mendapat dukungan 92 persen dukungan dari pemegang suara di Munas Golkar.
Hubungan keduanya sempat membaik saat Airlangga membantu Bamsoet mendapatkan kursi Ketua MPR. (rzr/wis)