"Sudah diamankan inisial D dan inisial S," kata Luki, di Pasuruan, Sabtu (9/11).
Luki menambahkan, D dan S adalah kontraktor yang berasal dari dua CV berbeda: ADL dan DHL. CV pertama beralamat di Kelurahan Sebani, Gadingrejo, Kota Pasuruan. Sementara CV DHL beralamat di Keluarahan Sekargadung, Purworejo, Kota Pasuruan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan kami kembangkan terus begitu juga dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi, karena ini menggunakan dana anggaran (negara) yang akan kami telusuri, ada satu yang kami dalami untuk bisa dijadikan tersangka," kata dia.
Dari data kepolisian, korban meninggal dunia disebabkan atap sekolah ambruk itu terdiri dari seorang siswa bernama Irza Almira (8), dan seorang guru bernama Sevina Arsy Putri Wijaya (19).
Sementara 11 siswa lainnya dilarikan ke rumah sakit terdekat karena menderita luka-luka. Tiga di antaranya sudah diperbolehkan pulang dan menyisakan delapan orang anak. (frd) (frd/ain)