Asal Usul Sapaan Jokowi Tercetus saat Masih Jadi Tukang Kayu

CNN Indonesia | Minggu, 10/11/2019 13:09 WIB
Asal Usul Sapaan Jokowi Tercetus saat Masih Jadi Tukang Kayu Sapaan Jokowi tercetus ketika Joko Widodo masih menjadi pengusaha muda mebel saat bertemu rekan bisnisnya asal Prancis Bernard Chene.(Foto: Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada cerita menarik di balik pemberian nama sapaan 'Jokowi' yang melekat sebagai nama akrab Presiden Joko Widodo. Tak banyak orang tahu bagaimana sapaan Jokowi itu bermula dan terus dipakai hingga saat ini.

Adalah Bernard Chene, sosok berkebangsaan negara Prancis sebagai orang yang pertama kali menciptakan nama panggilan 'Jokowi' kepada Presiden Joko Widodo. Bernard sendiri diketahui sebagai seorang rekan bisnis Jokowi saat menggeluti usaha mebel saat di Solo, Jawa Tengah.

Bernard bercerita mengenai pemberian nama sapaan 'Jokowi' untuk Joko Widodo tersebut dalam video bertajuk 'Panggil Jokowi Saja' yang diunggah di akun YouTube Presiden Joko Widodo.

Bernard awalnya bercerita bahwa nama panggilan Jokowi pada awalnya hanya digunakan untuk mereka berdua saja. "Sekarang semua orang memanggilnya dengan nama itu," kata Bernard.


Alasan Bernard menciptakaan sapaan Jokowi itu sangat sederhana. Menurutnya, nama Joko Widodo terlalu panjang untuk disapa oleh orang Prancis. Orang Prancis menurutnya punya kebiasaan memanggil seseorang dengan sapaan singkat.

"Nama Joko Widodo terlalu panjang buat saya. Kemudian saya tanya beliau, kalau tidak keberatan boleh saya panggil Jokowi saja? dan begitulah awal ceritanya," cerita Bernard.
[Gambas:Video CNN]

Bernard pertama kali bertemu dengan Jokowi pada 1999 saat berada di Solo. Saat itu dia dikenalkan oleh pamannya Jokowi.

"Saya saat itu memang sering berbisnis furnitur, dengan paman beliau (Jokowi-red) di Surakarta. Suatu hari, sang paman memperkenalkan beliau ke saya," ujar dia.

Dalam pertemuan pertamnya, Bernard mengaku terkesan karena Jokowi menunjukkan gairah hidup yang tinggi. Ia langsung mempercayai Jokowi bisa menjadi rekan bisnis yang baik.

"Beliau saat itu lulusan [Fakultas] Kehutanan. Dan saya bertanya apakah dia bisa memproduksi furnitur. Dan dengan menatap dia menjawab, 'ya! Kenapa tidak?' Dia memperlihatkan sejumlah model furnitur dan diberikan ke saya. Dari situ saya langsung merasa bisa mempercayainya. Dan kami mulai berbisnis bersama," kata Bernard.
[Gambas:Youtube]

Bernard mengatakan Jokowi tak pernah mengecewakannya saat bekerjasama. Dia pun mengaku terkejut saat pertama kali mengetahui Jokowi terjun ke dunia politik hingga bisa menjadi Presiden RI.

"Bagaimana kamu bisa percaya, seseorang yang biasa kerja bersama kamu di hutan, di pabrik, di kantor, suatu hari orang itu tidak lagi bekerja dengan kamu, tapi menjadi wali kota, seorang gubernur, dan menjadi presiden dari negara dengan populasi muslim terbesar di dunia," kata dia. (rzr/gil)