Mantan Anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK 2015-2019, Betti S. Alisjahbana mengatakan pengajuan judicial review ke MK adalah bentuk dukungan kepada KPK tetap kuat dan independen dalam menjalankan fungsinya.
"Kami juga merencanakan untuk mengajukan judicial review. Jadi, itu bentuk-bentuk dukungan kami dan pada intinya kami ingin agar KPK terus kuat," ujar mantan Betty bertemu Pimpinan KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jum'at (15/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena wacana tentang Perppu ini, seperti kita tahu lah, masyarakat kita begitu banyak (isu) soal lain, yang lain dilupakan. ini untuk selalu menghangatkan bahwa kita masih butuh KPK, karena KPK hati nurani kita," ucap Fickar.
Tokoh-tokoh yang datang ke Gedung KPK, antara lain Betti Alisjahbana, Abdul Fickar Hadjar, eks Komisioner KPK Erry Riyana Hardjapamekas, Pemerhati Lingkungan Ismid Hadad, Penulis senior Toeti Heraty N. Roosseno, Istri tokoh bangsa Nurcholish Madjid Omi Komaria Nurcholish Madjid, Ketua Kelompok Studi Aquinas Anton Doni.
Kemudian, Eks Komisioner KPK M. Jasin, Ahli Hukum Tata Negara Bivitri Susanti, Direktur Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari, Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana, serta pengacara Alghiffari Aqsa dan Saor Siagian.