Tommy Soeharto Temui Presiden PKS Selasa Depan

CNN Indonesia | Sabtu, 16/11/2019 14:59 WIB
Tommy Soeharto Temui Presiden PKS Selasa Depan Presiden PKS Sohibul Iman. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengatakan ia akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto bersama pengurus partai pada Selasa pekan depan. Rencana pertemuan tersebut disampaikannya seusai menutup acara Rakornas PKS 2019, Sabtu (16/11).

"Insya Allah akan dilaksanakan pada Selasa, 19 November yang akan datang. Jam 16.00 Partai Berkarya dari ketumnya, penasihatnya dan juga sekjennya akan berkunjung ke PKS," tutur Sohibul di Hotel Bidakara, Gatot Soebroto, Jakarta Selatan.

Sohibul mengatakan pertemuan PKS dengan partai Berkarya hanya sebatas menjalin tali silaturahmi antar sesama parpol. "Komunikasi terus kami lakukan ya dengan partai-partai. Baik itu yang di parlemen, nonparlemen. Baik yang di dalam pemerintah, maupun di luar pemerintah," ujarnya.


Sebelumnya Sekjen PKS Mustafa Kamal menyampaikan partainya akan mulai menjalin komunikasi untuk persiapan Pilpres 2024 mulai minggu depan. Mereka akan memulai dengan merangkul beberapa partai di luar kabinet Presiden Jokowi.

"Ada pernyataan di publik, tapi kami akan konfirmasi ke pimpinan partai, seperti PAN, Demokrat, Berkarya, partai-partai yang non kabinet tentang bagaimana posisi akhirnya. Kami akan dengar langsung dan membangun kesepahaman," ujarnya.

Temui Nasdem, PKS Sebut Akan Ada Pertemuan Lanjutan

Menyinggung pertemuan PKS dengan Nasdem, Sohibul berdalih belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai Pilpres 2024.

"Tindak lanjut dengan Surya Paloh, pertemuan kemarin itu memang baru silaturahmi, saling memahami posisi masing-masing. Jadi belum ada pembicaraan yang jauh, apalagi sampai 2024 ya. Bahkan yang besok 2020 saja belum ada pembicaraannya," jelas Sohibul.

[Gambas:Video CNN]
Namun ia tak menampik bahwa nantinya pertemuan tersebut dapat mengerucut ke sesuatu yang lebih spesifik.

"Tapi Insya Allah nanti ada pertemuan-pertemuan lanjutan. Mungkin yang akan intens kira-kira nanti di DPR, fraksi PKS sama Nasdem semakin banyak komunikasi. Nanti dari situ saya kira kita akan berkembang," tambahnya.

Seperti diketahui PKS dan NasDem sempat melakukan pertemuan pada akhir bulan lalu. Pertemuan itu menghasilkan kesepahaman kedua partai untuk saling menghormati sikap konstitusional dan pilihan politik masing-masing partai.

"Perbedaan sikap politik kedua partai tidak menjadi penghalang bagi NasDem dan PKS untuk berjuang bersama-sama menjaga demokrasi agar tetap sehat dan memperkuat fungsi check and balances di DPR RI," kata Sekretaris Jenderal DPP PKS Mustafa Kamal seusai pertemuan.

(fey/agt)