Jokowi: Stafsus Saya Tanpa Bidang Tugas, Kerja Barengan

CNN Indonesia | Kamis, 21/11/2019 23:25 WIB
Jokowi: Stafsus Saya Tanpa Bidang Tugas, Kerja Barengan Presiden Joko Widodo (keempat kiri) bersama staf khusus yang baru dari kalangan milenial (kiri ke kanan). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tujuh staf khusus (stafsus) baru dari kalangan milenial tak memiliki bidang tugas khusus. Jokowi menyebut para stafsus itu melakukan kerja bersama dalam membuat program dan menyelesaikan masalah.
"Stafsus saya yang baru untuk bidang-bidangnya ini kerja barengan gitu. Jadi hanya tadi Mbak Angkie khusus juru bicara bidang sosial. Saya tambahi tugas itu," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11).
Ketujuh stafsus yang tergolong muda karena berusia di bawah 40 tahun itu antara lain, Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara (29), CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung (23), CEO Amarta Andi Taufan Garuda Putra (32).
Kemudian Perumus Pergerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi (36), Pemuda asal Papua Gracia Billy Mambrasar (31), Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia (32), dan mantan Ketua Umum PMII Aminuddin Ma'rufruf (33).

Jokowi mengatakan ketujuh stafsus ini tak perlu setiap hari datang ke Istana. Menurutnya, para stafsus tersebut memiliki kegiatan dan pekerjaan masing-masing. Tetapi, kata Jokowi, mereka bertujuh tetap bisa memberikan masukan setiap hari.
Mantan wali kota Solo itu juga mengaku sudah memberikan target kepada ketujuh stafsus kalangan milenial tersebut. Namun, Jokowi tak merinci target yang diberikan kepada mereka.
"Saya tidak ingin harus setiap hari beliau-beliau ini ke sini (Istana). Yang penting target yang saya berikan, output-nya bisa dapat dan bisa dimanfaatkan untuk perbaikan sistem yang ada," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
Jokowi mengaku pemilihan tujuh stafsus ini juga tak mendadak. Ia mengatakan sudah sering berdiskusi bersama ketujuh orang yang sudah resmi menjadi stafsus untuk lima tahun ke depan.
Lebih lanjut, Jokowi berharap para stafsus dari kalangan milenial itu melahirkan inovasi, gagasan, ide, serta terobosan baru, sehingga memudahkan dirinya mengelola negara lima tahun ke depan.
"Sekaligus menjadi jembatan saya bagi anak muda, santri muda, diaspora yang tersebar di berbagai tempat. Saya yakin dengan gagasan segar dan kreatif kita akan melihat nanti gagasan itu apakah bisa diterapkan dalam pemerintahan," tuturnya.



(fra/ain)