Dari informasi yang diperoleh, kejadian itu berawal saat korban sedang bermain dengan anjing tersebut. Tiba-tiba korban lalu diserang hingga mengalami luka-luka di bagian wajah dan kepala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan Edison Perangin-angin membenarkan bahwa korban memang dilarikan ke rumah sakit milik Pemko Medan tersebut.
"Iya, sempat dirawat di IGD. Tapi setelah itu, atas permintaan keluarga, pasien lalu diarahkan ke Rumah Sakit Columbia," ungkapnya, Minggu (24/11).
Saat itu, Edison mengaku pasien hanya mendapatkan perawatan luar atas luka-luka yang dialaminya. Namun ia tidak merinci lebih lanjut soal kondisi luka yang didapatkan korban.
"Kalau apakah ada rabies, kita juga belum tahu. Karena penanganan yang kita lakukan kan hanya awal saja yaitu pada lukanya," jelasnya.
Terpisah, Humas RS Columbia Asia Novel juga membenarkan kalau korban memang dirawat di rumah sakit tersebut. Namun ia mengaku, saat ini belum mengetahui bagaimana perkembangan dari kondisi pasien.
Sebelumnya, kasus serangan anjing terhadap manusia terjadi pada seorang asisten rumah tangga bernama Yayan yang ditemukan tewas di kediaman majikannya di Jalan Langgar RT 04 RW 04 Nomor 41, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (30/8).
Diduga, korban meninggal karena serangan anjing berjenis Belgian Malinois milik majikannya yang merupakan presenter Bimo Aryo.
(fnr/arh)