Menurutnya, bila semua fraksi di MPR setuju presiden dan wakil presiden kembali dipilih oleh MPR, maka PKB berhasil meyakinkan hal yang menjadi usulan dari PBNU tersebut.
"Fraksi PKB akan menerima itu sebagai masukan, nasihat, sekaligus kami akan berpikir apakah nanti ide atau arahan dari PBNU akan diterima dari semua fraksi yang ada," kata Jazilul kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (28/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, PBNU mendukung agar presiden dan wakil presiden kembali dipilih oleh MPR ketimbang dipilih melalui mekanisme pemilihan langsung.
Hal itu diutarakan oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet usai bertemu dengan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (27/11).
"Kami juga hari ini mendapat masukan dari PBNU berdasarkan hasil Munas PBNU sendiri di tahun 2012 di Cirebon yang intinya adalah PBNU merasa pemilihan presiden dan wapres lebih bermanfaat, bukan lebih baik, lebih tinggi kemaslahatannya lebih baik dikembalikan ke MPR ketimbang (dipilih rakyat) langsung," kata Bamsoet. (mts/osc)