Telat ke Trisakti, Mahfud 'Curhat' Pesawat Delay di Yogya

CNN Indonesia | Jumat, 29/11/2019 11:36 WIB
Telat ke Trisakti, Mahfud 'Curhat' Pesawat Delay di Yogya Menko Polhukam Mahfud MD. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terlambat mengisi orasi ilmiah dalam sidang senat di acara Dies Natalies ke 54 Universitas Trisakti, Jakarta, Jumat (29/11). Dia pun 'curhat' di twitter soal penerbangannya ke Jakarta  yang tertunda hingga 3,5 jam di Yogyakarta.

Mengacu pada jadwal kegiatan Menteri Polhukam, Mahfud mestinya menyampaikan orasi ilmiah tepat pukul 09.20 WIB namun hingga pukul 11.00 WIB Mahfud tak kunjung hadir di lokasi.

Meski begitu, kegiatan di Kampus Trisakti tetap berjalan sesuai jadwal. Panitia acara pun melakukan berbagai acara hiburan untuk menunggu Mahfud yang diketahui terlambat lantaran pesawat yang dia tumpangi mengalami delay karena urusan teknis.


Mahfud sendiri di laman akun twitter resminya sempat mencuitkan permohonan maaf kepada Universitas Trisakti lantaran pada pukul 09.00 WIB justru masih berada di Yogyakarta. Mahfud bercerita masih tertahan di dalam pesawat Garuda yang berada di Bandara Adi Sutjipto.

Mahfud bahkan sempat me-mention akun resmi PT Angkasa Pura II, selaku operator bandara, akibat keterlambatan pesawat yang dia tumpangi. Dia bahkan menyebut pesawat itu belum terbang juga setelah hampir 3,5 jam berada di dalam pesawat. Padahal, seharusnya pesawat yang ditumpangi Mahfud sudah lepas landas ke Jakarta pada pukul 06.00 WIB pagi tadi.

"Kepada teman-teman di Universitas Trisakti, agaknya saya akan terlambat tiba untuk kuliah umum pada dies ke 56 hari ini," cuit Mahfud seperti dikutip CNNIndonesia.com dari akun twitter resminya.

"Jam 6 saya sudah duduk di pesawat Garuda dari Yogya tapi pesawat tak bisa terbang karena aspal landasan mengelupas dan harus nunggu selama 2,5 jam. Silahkan diatur saja, tak harus menunggu saya @AngkasaPura_2," lanjut Mahfud.



Pihak Angkasa Pura pun kemudian menjelaskan dan menyampaikan permintaan maaf kepada Mahfud dengan membalas cuitan tersebut. Mereka menyebut perbaikan runway di Bandara Adi Sutjipto dilakukan hingga pukul 09.30 WIB yang menyebabkan pesawat Garuda yang mestinya menerbangkan Mahfud ke Jakarta harus tertunda.

"Selamat pagi Bapak Mahfud MD, sesuai Notam B5906/19 pada 29 Nov 2019 dilakukan perbaikan runway di Bandar Udara Adi Sutjipto sampai pukul 09.30, sehingga menyebabkan penerbangan Bapak tertunda. Management Angkasa Pura I menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami," cuit akun Angkasa Pura.

Terkait hal tersebut, Mahfud pun menyayangkan insiden ini. Akibatnya kata dia, kegiatan orasi ilmiah yang mestinya dia isi pun terhambat.

"Terimakasih infonya, saya nunggu di dalam pesawat selama, 3,5 jam lebih untuk terbang. Acara saya di Univ. Trisakti untuk Studium Generale jam 9.20 dalam rangka dies natalis ke 56 tak terkejar lagi. Allah jua yang menentukan jalannya jadwal yang direncanakan manusia. Semoga ada hikmahnya," cuit Mahfud.



[Gambas:Video CNN]
CNNIndonesia.com kemudian mencoba mengonfirmasi perihal keterlambatan Mahfud hadir di kegiatan kampus Universitas Trisakti akibat pesawat yang terlambat terbang dari Yogyakarta tersebut. Panitia acara pun meyakinkan Mahfud akan hadir dalam kegiatan ini meski terlambat.

"Sampai saat ini kami belum mendapat informasi pembatalan. Baru informasi keterlambatan," kata salah satu panitia yang enggan disebut namanya.

Dia juga mengaku pihak protokoler yang bertugas menyambut Mahfud pun masih bersiaga di depan pintu masuk Gedung D Universitas Trisakti.

"Protokoler juga masih bersiaga," kata dia.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah peserta justru telah meninggalkan aula Gedung D yang menjadi lokasi kegiatan. Kursi yang semula penuh pun perlahan kosong ditinggal para peserta. Hal ini mengingat kegiatan memang mestinya sudah berakhir sementara Mahfud belum juga hadir.

Panitia acara pun berkali-kali mengisi kegiatan dengan sejumlah hiburan dari mulai rektor yang menyanyikan lagu hingga sejumlah mahasiswa yang juga ikut menyanyi. (tst/osc)