Kabid Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Iskandar Fitriana menceritakan kronologi kepergian hingga Ahmad Fauzi ditemukan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Iskandar menjelaskan bahwa Fauzi menghilang dari rumah karena merasa tertekan dan takut peristiwa kebakaran di hutan Petarangan. Kebakaran itu memicu konflik dua desa, yakni Desa Batur Kabupaten Banjarnegara dan Desa Gerlang Kabupaten Batang pada 20 Oktober 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pelariannya, Fauzi sempat singgah dan menghibur diri beberapa hari di Kota Solo dan Purwokerto. Hingga akhirnya berhenti di Ponpes Al Irsyad, yang pernah menjadi tempat dia menuntut ilmu.
Keberadaan Ahmad Fauzi baru diketahui sekitar pukul 23.00 WIB pada Rabu (27/11). Kemudian diinformasikan kepada pihak keluarga.
Didampingi Polisi, pihak keluarga langsung menjemput Ahmad Fauzi di Ponpes Al Irsyad Tengaran yang disambut oleh pimpinan Ponpes, Ustad Ujang, pada Kamis dini hari (28/11).
"Seketika, kami koordinasi dan bersama keluarga langsung melakukan penjemputan dengan diterima sangat baik oleh Pimpinan Ponpes," tutur Iskandar.
Sebelum tiba di kampung halamannya, Ahmad Fauzi dibawa ke Mapolres Banjarnegara untuk dimintai keterangan oleh penyidik yang didampingi langsung Kapolres Banjarnegara AKBP Aris Yudhi Legawa.
"Dari Ponpes, kita bawa langsung ke Polres Banjarnegara untuk dimintai keterangan penyidik. Kapolres Banjarnegara mendampingi langsung penyidik dan menemui yang bersangkutan. Pemeriksaan ini dilakukan karena yang bersangkutan sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya, sehingga
Kemudian, pukul 11.00 WIB, Jumat (29/11), Ahmad Fauzi diserahkan petugas kepada istrinya Sri Tanti Rahmawati disertai Berita Acara Penyerahan.
"Setelah kini ditemukan, dikembalikan diserahkan kepada pihak keluarga disertai Berita Acara", kata Iskandar.