Imbas Parkir Liar Massa Reuni 212, Pekerja Telat ke Kantor

CNN Indonesia | Senin, 02/12/2019 09:59 WIB
Imbas Parkir Liar Massa Reuni 212, Pekerja Telat ke Kantor Kemacetan saat massa Reuni 212 membubarkan diri di sekitar Monas, Jakarta Pusat. (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kemacetan parah melanda sejumlah ruas jalan di Jakarta Pusat, khususnya di sekitar kawasan Monas yang dijadikan lokasi acara Reuni Akbar 212 pada Senin (2/12) pagi.

Sejumlah pekerja yang menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum menuju kantor di sekitar kawasan Monas pun mengalami keterlambatan.

Bayu misalnya, karyawan swasta yang bekerja di Jalan Medan Merdeka Selatan, telat masuk kerja sekitar 20 menit. Dia menumpang Bus TransJakarta dari Stasiun Juanda. Padahal, dia sengaja berangkat lebih pagi agar terhindar dari keterlambatan.


"Saya sudah lebih pagi berangkat, tapi tetap saja telat," ujar Bayu kepada CNNIndonesia.com, Senin (2/12).


Bayu menuturkan Bus TransJakarta yang ditumpanginya berjalan perlahan karena banyak kendaraan pribadi maupun bus pengangkut massa Reuni Akbar 212 diparkir sembarangan di sepanjang jalan Medan Merdeka Selatan.

Dia melihat tidak banyak petugas yang mengatur parkir kendaraan di jalan itu. Bayu pada dasarnya tidak keberatan dengan gelaran Reuni 212. Akan tetapi, dia berharap acara itu tidak diselenggarakan pada hari kerja.

"Kalau acaranya hari kerja, apalagi hari Senin menyusahkan dan bikin repot. Kalau bisa acara kayak gitu pas akhir pekan," ujarnya.

Imbas Parkir Liar Massa Reuni 212, Pekerja Telat ke KantorKendaraan massa aksi Reuni 212 parkir sembarangan di Jakarta Pusat (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko)
Selain hari kerja, Bayu meminta peserta acara Reuni Akbar 212 tidak memarkir kendaraannya di jalan raya di kemudian hari. Dia berkata perilaku itu merugikan pengguna jalan lain.


"Lebih baik naik kendaraan umum saja kalau tidak mau parkir di tempat-tempat yang menyediakan parkir," ujar Bayu.

Senada, Yuni seorang aparatur sipil negara di kantor kementerian yang berada di Jalan Medan Merdeka Barat, kesal karena terkena macet imbas dari Reuni Akbar 212. Dia mempertanyakan alasan acara tersebut diselenggarakan di hari kerja dan pagi hari.

"Seharusnya jangan pagi biar orang yang kerja tidak terlambat," ujarnya.

Rini yang tinggal di kawasan Cempaka Putih itu juga kecewa banyak kendaraan yang diparkir di jalan umum. Dia berkata panitia acara seharusnya menyediakan parkir bagi peserta agar peserta acara tidak parkir sembarangan.

Ke depan, Rini berharap acara seperti Reuni 212 tidak menyebabkan kemacetan bagi para pekerja.


[Gambas:Video CNN] (jps/pmg)