"Maksudnya begini, kita akan kejar setiap pelanggar illegal fishing di tengah laut, dan kami sudah buktikan. Ada dua pelanggaran yang terjadi, melibatkan empat kapal," kata Edhy usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil ketua umum Partai Gerindra itu menyebut pihaknya saat ini lebih memilih untuk menghibahkan kapal-kapal pencuri ikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, kapal-kapal itu bisa diserahkan ke lembaga pendidikan, khususnya kampus perikanan yang memerlukan kapal untuk alat praktek. Selain itu, kapal-kapal ini bisa dimanfaatkan untuk rumah sakit di sejumlah daerah pesisir.
"Yang kami khawatirkan kan kalau diserahkan nanti malah dijual sama pemiliknya. Kalau pun nanti diserahkan, pengawasan akan melekat," tuturnya.
Di era menteri sebelumnya, yakni Susi Pudjiastuti, 556 kapal asing pencuri ikan sudah ditenggelamkan.
Selain di tahap pra-penyidikan, penenggelaman kapal harus mendapat persetujuan penenggelaman kepada Ketua Pengadilan.
(fra/arh)