Dua prajurit itu, Praka Lesmana dan Pratu Iqbal, menjadi tenaga pengajar atau guru di Madrasah Ibdtidaiyah Yasifa.
Komandan Pos (Danpos) Negeri Lima Lettu inf M. Yusuf menuturkan, upaya itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian Satgas Yonif Raider Khusus 136/TS Kostrad yang tengah bertugas di daerah Negeri Lima.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusuf menambahkan, selain sebagai prajurit, Lesmana dan Iqbal dipilih karena dinilai memiliki kemampuan mengajar. Selain itu, keduanya memang sebelumnya sudah dipersiapkan selama masih berada di home base.
[Gambas:Video CNN]
Madrasah Ibtidaiyah Yasifa merupakan salah satu sekolah yang berlokasi di pedalaman. Sekolah itu mengalami kekurangan para tenaga pengajar.
Prajurit TNI mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Yasifa. (Dok. TNI) |
Nursing mengaku berterima kasih atas kepedulian Satgas Ops Pemrahwan yang telah menjadi tenaga pengajar dan wali kelas untuk murid-murid di sekolahnya.
"Semoga personel satgas selalu bersedia untuk mengajar hingga terpenuhinya jumlah tenaga pengajar guru di SD Madrasah Ibtidaiyah Yasifa," katanya.
Prajurit TNI mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Yasifa. (Dok. TNI)