Kakorlantas Irjen Istiono mengatakan yang menjadi permasalahan di Simpang Mengkreng adalah soal jarak antar perlintasan kereta api sebidang yang terlalu dekat. Akibatnya, kerap terjadi kemacetan di lokasi itu.
"Utama permasalahan di sini karena ada perlintasan satu bidang terlalu dekat, jarak koordinasi perlintasan satu bidang hanya 1 kilometer," kata Istiono dalam keterangannya, Selasa (10/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ditambah lagi titik perlambatan karena ada titik orang jualan, ada pasar oleh-oleh ini menambah perlambatan di persimpangan ini," ujarnya.
Istiono mengatakan, untuk mengatasi penumpukan kendaraan di sekitar Simpang Mengkreng, personel lantas bakal dikerahkan untuk mengatur arus kendaraan. Terutama kendaraan yang menuju ke arah Jombang, Nganjuk, serta Kediri.
"Saya berharap tahun depan sudah direncanakan pembangunan jalan layang, agar tersolusikan permasalahan yang selalu terjadi di sini," ucapnya.
Istiono sebelumnya mengatakan pihaknya memfokuskan pengamanan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di tiga titik pengamanan. Ketiga titik itu di antaranya pelbagai jalur tol utama, rumah ibadah, dan kawasan wisata.
"Kami nanti tinggal cover wilayah tertentu yang kira-kira perlu penguatan, penebalan. Terutama di Jalur Pantura, Jalur Trans-Jawa, Trans-Sumatra, dan Jakarta," tutur Istiono, Senin (25/11). (dis/osc)