Agus menitipkan pesan itu kepada Alexander Marwata yang terpilih kembali sebagai Komisioner KPK. Namun ia tidak menyatakan secara gamblang perihal perkembangan penanganan perkara yang dimaksud.
"Untuk kasus-kasus yang belum selesai di masa kepemimpinan kami, harapan kami diteruskan dan jangan di-SP3 kan dulu. Karena sebenarnya beberapa kasus itu sudah ada perkembangan yang agak menjanjikan, hanya waktu saja yang tidak bisa kami tuntaskan pada waktu kami berakhir," ujar Agus di Gedung Penunjang KPK, Jakarta, Selasa (17/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Pasal 40 ayat 2 menyebut penghentian penyidikan dan penuntutan harus dilaporkan kepada Dewan Pengawas paling lambat satu minggu terhitung sejak dikeluarkannya SP3. KPK pun wajib mengumumkan SP3 kepada publik.
Di sisi lain, penghentian penanganan perkara ini sempat mendapat dukungan dari pimpinan KPK terpilih Nawawi. Ketika mengikuti agenda fit and proper test calon pimpinan KPK di DPR, Nawawi mengatakan ketiadaan SP3 untuk KPK merugikan para tersangka yang kasusnya jalan di tempat. Ia mencontohkan pernah bertemu seorang tersangka yang kasusnya tak kunjung selesai.
"Saya sudah muter empat pengadilan mutasi, dia (tersangka) bilang 'Pak Hakim perkara saya belum selesai. Saya masih tersangka sampai saat ini'. Jadi enggak tahu ditetapkan orang tersangka tapi terus terombang ambing status tidak jelas," kata Nawawi di Kompleks Parlemen, 11 September lalu.
Firli Jalani Induksi
Firli cs akan dilantik 20 Desember mendatang. Hari ini, Firli bersama empat pimpinan KPK terpilih menyambangi Gedung Merah Putih KPK, guna melakukan induksi. Firli Bahuri mengatakan pertemuan kali ini untuk lebih mendalami tugas pokok ihwal lembaga antirasuah KPK.
Ketika ditanya mengenai rencana kerja empat tahun ke depan, Firli enggan menjawab. "Ntar dulu, kita belum tanya itu. Yang ditanya yang hari ini saja dulu, ya," ujarnya.
Wakil Ketua KPK terpilih periode 2019-2023 Lili Pintauli Siregar menjelaskan induksi akan dilakukan sampai Kamis (19/12). Untuk besok, ia akan diberi pembekalan mengenai koordinasi, supervisi dan pencegahan (Korsupgah) KPK.
"Sampai Kamis, sambil persiapan pelantikan Jum'at pukul 14.00 WIB. Besok materinya lebih kepada Korsupgah. Tadi detail soal kewenangan-kewenangan KPK," ucap Lili.
"Mereka [Agus Rahardjo cs] masih memberi catatan yang telah mereka lakukan. Mereka memberi masukan kepada kita pimpinan baru," lanjutnya.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu Alexander Marwata menjelaskan pertemuan dengan komisioner terpilih juga akan membahas mengenai upaya-upaya yang bakal ditempuh KPK dalam mengelaborasi fokus pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin terhadap peningkatan sumber daya manusia, infrastruktur, dan investasi.
Jawaban ini diberikan Alex merespons upaya KPK dalam menangani kasus-kasus yang belum tuntas di tubuh lembaga antirasuah.
"Rasa-rasanya KPK juga harus fokus ke sana arahnya supaya sejalan. Nanti jangan sampai KPK arahnya ke mana, Pemerintah ke mana," kata Alex.
"Detailnya pasti nanti akan kami bicarakan dengan pimpinan yang lain yang sekarang ini sedang melakukan induksi," tambah dia. (ryn/wis)