Gereja tersebut merupakan salah satu lokasi terjadinya peristiwa bom bunuh diri, di Kota Surabaya, pada Mei 2018 silam. Rencananya Panglima dan Kapolri akan tiba Rabu (18/12) esok.
Hal itu, diungkapkan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi. Ia pun secara langsung memastikan lokasi, agar kunjungan itu bisa berjalan lancar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini pertimbangan dari Mabes TNI. Ada dua tujuan karena waktunya terbatas. Kan nanti dari Surabaya ke Semarang. Ya bisa jadi, semua itu bisa-bisa saja. Tapi yang jelas, bahwa beliau sudah terjadwal untuk mengunjungi beberapa wilayah," katanya.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, terkait kesiapan pengamanan natal dan tahun baru di Jatim. Wisnoe mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah 5.200 personel untuk memberikan bantuan pada Polda Jatim untuk skema pengamanan.
Sementara itu, Kabid Kerasulan Umum sekaligus Koordinator Keamanan Gereja Santa Maria Tak Bercela, FX Ping Teja mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan standar pengamanan untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan.
"Memang, untuk akses masuk kita batasi karena tidak seperti misa-misa biasa. Jadi nanti hanya dua akses yang kami buka. Kita akan ada sekitar 7.000 orang. Cuma karena malam Natal itu hanya dua kali misa, jadi banyak yang datang," ujarnya.
Tak hanya itu, Teja juga mengaku, pihaknya menyiapkan alat metal detektor di setiap pintu masuk untuk mengantisipasi adanya alat peledak atau senjata yang masuk dalam gereja.
"Kami sudah siapkan alat detektor juga, nanti dari relawan dan dari polisi juga membantu," kata Teja.