Polri Selidiki Kasus Polisi Dikeroyok Suporter di GBK

CNN Indonesia | Kamis, 19/12/2019 20:30 WIB
Polri melakukan penyelidikan, termasuk dengan memeriksa rekaman CCTV saat anggota polisi digebuki kala pertandingan Persija vs Persebaya di GBK berlangsung. Kabag Penum Mabes Polri Kombes Asep Adi mengatakan pihaknya mulai selidiki kasus pengeroyokan polisi saat pertandingan Persija vs Persebaya di GBK (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan satu orang personel kepolisian yang dikeroyok diduga oleh kelompok suporter Persija The Jakmania telah membuat laporan. Proses hukum akan segera dilaksanakan.

"Peristiwa tersebut benar terjadi dan saat ini korban telah membuat laporan polisi ke polsek (Tanah Abang)," ujar Asep di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (19/12).

Belum ada komentar resmi dari The Jakmania tentang dugaan pemukulan terhadap polisi.
Asep mengatakan, jumlah pelaku yang diduga mengeroyok diperkirakan mencapai 50 orang. Saat ini, kepolisian tengah meminta keterangan dan memeriksa rekaman CCTV di beberapa titik.


"Sedang dilakukan penyelidikan termasuk pemeriksaan CCTV di beberapa titik," katanya.

Insiden pengeroyokan itu terjadi di tengah pertandingan Persija melawan Persebaya di Stadion Utama GBK, Jakarta pada Selasa (17/12). Dari informasi yang dihimpun, dua anggota kepolisian yang saat itu tak mengenakan seragam dinas membicarakan kemenangan Persebaya.

Sejumlah suporter The Jakmania yang mendengar pembicaraan tersebut mengira kedua orang itu adalah pendukung Persebaya. Keduanya pun langsung menjadi sasaran amuk massa.

Salah satu korban pengeroyokan adalah Bripda Fariz personel Polda Metro Jaya. Fariz melarikan diri namun massa mengejar. Fariz lalu diselamatkan anggota Polisi lalu lintas dari amuk massa.
[Gambas:Video CNN] (psp/bmw)