Pilkada akan digelar serentak di 270 daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota pada September tahun depan.
Ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos menilai masyarakat dan pemerintah telah berkaca pada kejadian Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Kala itu, calon Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok divonis bersalah atas kasus penistaan agama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat penistaan agama, Ahok harus mendekam di penjara selama hampir dua tahun.
Ia menilai penggunaan isu agama dalam kancah politik mulai berkurang pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Namun demikian, ia tidak menampik masih terdapat sejumlah golongan yang berupaya menggunakan isu agama sebagai senjata.
Menurut dia, penggunaan strategi politik identitas untuk menggaet pendukung merupakan praktik yang kerap ditemui di seluruh dunia. Ia menjelaskan individu pada dasarnya membutuhkan identifikasi akar sosial. Sayangnya, upaya identifikasi ini kemudian dimanipulasi oleh golongan sebagai kendaraan politik. (ulf/stu)