Saut mengingatkan bahwa sebagai jubir selama beberapa tahun terakhir ini Febri tak lebih dari sekadar pembawa pesan yang semestinya tidak disingkirkan.
"Sebaiknya 'don't kill the messenger'. Febri itu hanya pembawa pesan," ujar Saut melalui keterangan tertulis, Selasa (24/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lili mengatakan langkah tersebut dilakukan agar Febri tak lagi merangkap tugas.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, Febri mengaku baru mengetahui informasi mengenai rencana pencarian jubir baru dari pemberitaan media. Ia mengatakan sejak Rabu (18/12) pekan lalu tak bisa beraktivitas seperti biasa karena kondisi kesehatan.
"Saya sebenarnya baru mendengar informasi tersebut dari media. Karena sejak Rabu kemarin disuruh dokter istirahat di rumah," kata Febri kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (23/13).
"Tapi, jika memang Pimpinan KPK jilid V menghendaki juru bicara yang baru saya kira silakan saja. Saya cukup yakin itu bukan pertimbangan pribadi, tapi mungkin ada pertimbangan kebutuhan organisasi," kata dia lagi.
"Keterbukaan informasi adalah bagian dari cara KPK untuk membuka diri agar diawasi, dijaga hingga dicintai. Jadi kita doakan saja KPK bisa mendapatkan putera/puteri terbaik mengisi posisi tersebut dan juga sejumlah jabatan yang saat ini sedang kosong," tutur Febri. (ryn/osc)