Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas B Palembang Dayu Willy mengungkapkan, tim evakuasi kembali menemukan satu orang korban meninggal saat melakukan penelusuran di Sungai Lematang.
"Korban bertambah satu jadi total 26 meninggal dunia. Jenis kelaminnya pria, korban sudah dievakuasi ke RSUD Besemah Pagaralam untuk proses identifikasi oleh forensik," ujar Dayu, Selasa (24/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya masih fokus mencari korban-korban lainnya karena diduga masih ada yang terbawa arus.
Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel Komisaris Besar Supriadi mengatakan, pihaknya mengirimkan tim disaster victim investigation (DVI) dari RS Bhayangkara Palembang untuk membantu proses identifikasi para korban kecelakaan.
Proses evakuasi korban bus Sriwijaya yang jatuh ke jurang. (ANTARA FOTO/Handout/Dok Basarnas Palembang) |
"Dari tim lalu lintas juga kita kirimkan untuk melakukan pengalihan arus di sekitar lokasi kejadian,"kata Supriadi,
Sejauh ini, pihaknya belum bisa mengetahui penyebab bus yang dikemudikan oleh Feri, warga Bengkulu tersebut bisa menabrak beton pembatas jalan kemudian jatuh ke dalam jurang setinggi 150 meter. Feri diketahui menjadi salah satu korban tewas dalam kecelakaan tersebut.
"Dugaannya pun belum bisa dikatakan karena sekarang masih fokus evakuasi, juga nanti akan olah TKP dari penyidik," kata dia. (idz/ain)
Proses evakuasi korban bus Sriwijaya yang jatuh ke jurang. (ANTARA FOTO/Handout/Dok Basarnas Palembang)