"Kita akan selesaikan dan kita akan masukkan pada Januari (2020)," kata Yasonna saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jum'at (27/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengungkapkan ada 11 bidang besar menyangkut 74 UU untuk dimasukkan dalam Omnibus Law tersebut. Pemerintah telah mengidentifikasi satu per satu terkait hal-hal yang harus diperbaiki atau berpotensi menghambat.
[Gambas:Video CNN]
"Jangan ada salah mengerti. Jadi, ini adalah menciptakan lapangan kerja di tengah-tengah kondisi global sehingga perlu ada terobosan kreatif, terobosan radikal melalui Perppu," tutupnya.
"Kita harapkan nanti, sebelum kami menyerahkan, kami akan berkomunikasi dengan DPR agar itu betul-betul masuk agenda super prioritas dan dapat kesepakatan bersama untuk menyelesaikan secepat-cepatnya," ujarnya. (ryn/wis)