"Kenapa hal ini bisa terjadi, apa motif para pelaku? Karena mereka kan penegak hukum dan penjaga keamanan. Hal ini perlu diungkap dengan jelas, sehingga tidak menimbulkan spekulasi di publik," kata dia, yang merupakan politikus PKS itu, kepada wartawan, Senin (30/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dipindahkan dari Polda Metro Jaya ke Bareskrim Polri, Sabtu (28/12) lalu, salah satu tersangka mengatakan bahwa dirinya tidak menyukai Novel.
"Tolong dicatat. Saya tidak suka Novel karena dia pengkhianat," kata tersangka berinisial RB.
Aboe melanjutkan bahwa pihaknya meminta kepolisian untuk mencari dan mendalami aktor intelektual dibalik dua orang tersangka itu.
"Peran mereka juga harus diuraikan, apakah melakukan atas inisiatif sendiri, ataukah sebenarnya ada aktor intelektualnya, ini perlu didalami oleh penyidik," kata dia.
"Tentunya kita ingin perkara ini bisa selesai dengan tuntas," kata Aboe.
(rzr/arh)