Menurut Moeldoko, perbedaan pendapat soal faktor dan cara penanganan banjir merupakan hal yang wajar. Sebab, banjir tahun baru terjadi karena berbagai faktor seperti yang disebutkan dua pemimpin itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati begitu, Moeldoko tidak membantah bila ada faktor-faktor lain yang menjadi penyebab banjir. Salah satunya cuaca ekstrem yang juga diungkap oleh Anies Baswedan.
"Memang kemarin ada kondisi cuaca yang cukup ekstrem, tapi presiden juga mengingatkan bahwa sampah jadi salah satu penyebab banjir juga. Jadi tidak ada yang perlu diperdebatkan," katanya.
Ketimbang memperdebatkan beda pendapat antara Jokowi dan Anies, Moeldoko meminta semua pihak fokus pada upaya-upaya penyelesaian bencana banjir.
"Jadi tinggal bagaimana ada sinergitas pikiran dan tindakan di lapangan ke depan," imbuhnya.
Pandangan ini kemudian dibantah oleh Anies. Menurutnya, beberapa titik banjir di beberapa wilayah justru bukan daerah dengan produksi sampah yang cukup tinggi. Ia melihat banjir lebih terjadi karena cuaca ekstrem.
"Halim itu setahu saya enggak banyak sampah. Tapi, bandaranya kemarin tidak bisa berfungsi. apakah ada sampah di bandara? Rasanya tidak. Tapi, Bandara Halim kemarin tidak bisa digunakan," kata Anies.
(uli/arh)