"Saya terpaksa melapor ke polisi karena nyawa saya terancam. Saya diancam dibunuh mengunakan pistol," kata Aidil Firmansyah, usai membuat pengaduan Mapolres Aceh Barat, Meulaboh seperti dilansir Antara.
Menurutnya, aksi diduga pengancaman tersebut ia terima setelah dijemput oleh dua orang pria dari sebuah warung kopi di ruas Jalan Geurutee II, Kuta Padang, Meulaboh pada Sabtu (4/1) menjelang tengah malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban akhirnya bisa pergi dari kantor tersebut, setelah membuat pernyataan secara tertulis bahwa ia harus meminta maaf di tiga media lokal terbitan Aceh, terhadap tugas jurnalistik yang ia lakukan.
[Gambas:Video CNN]
Sebab merasa terancam, Aidil Firmansyah kemudian melaporkan kasus ini kepada pimpinan media tempat ia bekerja dan membuat pengaduan ke Mapolres Aceh Barat di Meulaboh.
Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda SIK diwakili Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Iptu Muhammad Isral yang dikonfirmasi terpisah, membenarkan pihaknya sudah mendapatkan pengaduan dari seorang wartawan terkait ancaman dibunuh itu.
"Kasusnya ini sedang kami lakukan penyelidikan," kata Muhammad Isral singkat.