Danlanal Kendari Kolonel Laut I Putu Darjatna mengatakan AF diperiksa terkait tindakannya sebagai aparat TNI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namanya orang cuti juga dinas. Kita tidak bisa juga menyalahkan. Soal keterangan lebih lanjut, itu nanti POM AL saja," imbuhnya.
Sebelumnya, Sutamin mengaku mendapat intimidasi dari Letkol Marinir AF bersama Mardin More, yang tak lain orang tua AF, di Kelurahan 19 November, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (9/1).
Intimidasi itu berupa ditodong pistol, diangkut ke pos POM AL Kolaka, diancam dengan menggunakan sangkur. Tujuannya, agar Sutamin menyerahkan sertifikat yang diklaim Mardin merupakan miliknya.
AF sendiri membantah melakukan intimidasi. Ia hanya mengaku saat itu membawa airsoft gun dan tak menodongkannya. Tindakan itu sendiri dilakukan terkait sengketa lahan antara Mardin dan Sutamin.