Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar Komisaris Besar Hendra Suhartiyono mengatakan, pihaknya sudah memonitor komunitas Sunda Empire.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedang kami dalami dan bila perlu siapkan langkah hukum jika memiliki kemiripan dengan Keraton Agung Sejagat di Jawa Tengah," ujarnya.
"Kami lagi mendalami, apakah serupa dengan Keraton Agung Sejagat yang di Purworejo, kan beda-beda nih. Kalau pendalamannya sudah lengkap, kami siapkan langkah-langkah antisipasi," tegasnya.
Kelompok Sunda Empire mencuat tak lama setelah publik dihebohkan dengan kehadiran Keraton Agung Sejagat di Purworejo. Aktivitas Kelompok Sunda Empire beredar luas di media sosial. Namun sampai saat ini, belum ada pihak yang menyatakan diri sebagai perwakilan kelompok tersebut.
Ada kemiripan antara Sunda Empire dan Keraton Agung Sejagat. Dua kerajaan ini menyebutkan kalau pemerintahan dunia akan segera berakhir.
Sunda Empire memberi prediksi pemerintahan dunia akan berakhir pada 15 Agustus 2020 mendatang. Sedangkan Keraton Agung Sejagat mengaku sebagai penerus Kerajaan Majapahit yang akan menjadi penguasa di dunia.
[Gambas:Video CNN]
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut kemunculan Sunda Empire juga menunjukkan banyak orang stres saat ini.
"Ya ini lagi diteliti oleh Polda. Sebelum ini akan menimbulkan keresahan tadi malam pak kapolda sudah melaporkan sedang melakukan penelitian kalau ada aspek pidana kita akan tindak," kata pria yang karib disapa Emil tersebut, Bandung, Jumat (17/1).
"Ini banyak orang stres di republik ini, menciptakan ilusi-ilusi yang sering kali romantisme-romantisme sejarah ini. Dan, ternyata ada orang yang percaya juga menjadi pengikutnya," ucapnya. (hyg/wis)