Rumah Kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat Mulai Dikosongkan

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 18/01/2020 11:42 WIB
Rumah kontrakan Raja dan Ratu Agung Sejagat di Sleman mulai dikosongkan Sabtu pagi. Rumah kontrakan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat mulai dikosongkan Sabtu (18/1) pagi. (CNNIndonesia/Tria Haidar)
Yogyakarta, CNN Indonesia -- Mobil pikap warna hitam memasuki halaman rumah kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat, Toto Santoso Hadiningrat di Dusun Ngabangan V, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu (18/1) pagi.

Mobil yang ditumpangi dua laki-laki tersebut mengangkut barang-barang milik Toto dan keluarganya untuk dipindahkan. Sesuai kesepakatan dengan warga setempat menyusul tertangkapnya Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat, rumah tersebut harus dikosongkan paling lambat Minggu besok.

Dari pantauan CNNIndonesia.com, ada puluhan barang yang sebagian dikemas dalam kardus coklat memenuhi bak pikap. Mulai dari pakaian, perkakas rumah tangga, hingga simbol-simbol kerajaan yang berada di sebelah rumah kontrakan tersebut.


Anggota Linmas dari Desa Sidoluhur, Supar, mengatakan barang-barang itu akan dievakuasi ke rumah anggota yang berada di wilayah Godean dan Seyegan.

Menurut Kartijo, seorang tetangga Toto, mereka yang memindahkan barang-barang itu merupakan anggota Keraton Agung Sejagat.

"Saya tahu mereka anggota karena setiap hari datang ke sini," ungkap Kartijo.

Selang 30 menit, satu mobil pikap hitam kembali datang dan mengangkut sisa barang-barang yang sudah disiapkan di teras rumah.

[Gambas:Video CNN]

Namun dua orang perempuan penjaga rumah yang keluar masuk rumah untuk membantu mengemasi barang-barang maupun sopir pikap enggan berkomentar ketika ditanya wartawan.

Sejak viral di berbagai media, rumah kontrakan sederhana yang ditempati Toto Santoso Hadiningrat dan istrinya Dyah Gitarja sejak dua tahun belakangan menjadi pusat perhatian warga. Banyak warga berdatangan untuk melihat lokasi sembari mengabadikannya dengan kamera ponsel mereka.

Sebelumnya, Toto Santoso dan istrinya Fanni Aminadia menghebohkan publik lantaran mengklaim diri mereka sebagai Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Purworejo, Jawa Tengah (Jateng).

Keduanya mengaku sebagai generasi penerus Kerajaan Majapahit dan induk dari semua negara di dunia. Layaknya kerajaan, Toto juga memiliki pengikut yang diklaim lebih dari 400 orang. Pada 14 Januari lalu, Toto dan istrinya ditangkap oleh Kepolisian Polda Jateng. (tri/stu)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK