Namun demikian, kebakaran ini membuat pihak pesantren mengalami kerugian ratusan juta rupiah.
Lihat juga:Bangunan di Ponpes Gontor Ponorogo Terbakar |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arief menduga penyebab kebakarannya adalah korsleting listrik. Hal ini berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) Tim Inafis Polres Ponorogo.
Titik kebakaran diketahui bermula dari bilik Pramuka paling ujung selatan. Api kemudian merembet ke bilik lainnya dalam bangunan tersebut.
"Dugaan awal penyebab kebakaran gudang Pramuka milik Ponpes Darussalam Gontor 2 disebabkan murni akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting," ujar dia.
Mengetahui insiden itu, para santri yang saat itu sedang belajar di kelas masing-masing pun langsung bahu-membahu melakukan pemadaman dengan alat seadanya.
"Sekitar pukul 11.15 WIB gudang peralatan pramuka Ponpes Gontor 2 terbakar. Kemudian mobil pemadam kebakaran dengan dibantu anggota Polri, TNI dan para santri melakukan pemadaman," ujarnya.
Dia menyebut upaya pemadaman api tergolong lancar. Lebih dari empat unit mobil pemadam kebakaran diturunkan petugas guna memadamkan api yang membesar.
Api lantas berhasil dipadamkan tak lama setelahnya. Kendati demikian, kondisi bangunan sudah hangus dan atap ruang rusak akibat api.
(frd/arh)