Cyndyana, yang saat pemeriksaan didampingi pengacaranya, Machi Ahmad, dipanggil sebagai saksi lantaran namanya ikut disebut dalam cuitan akun tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"[Total pertanyaan] 43 seputar pekerjaan sih kayak gaji berapa, berapa jam terbang setiap bulan," ujarnya.
Terkait cuitan akun @digeeembok, Cyndyana mengaku dirinya juga merasa dirugikan. Namun, ia memilih untuk tidak melaporkannya ke pihak berwajib.
"Saya juga merasa dirugikan karena akun ini sifatnya anonim. Saya juga cari tahu hukum-hukumnya seperti apa kalau saya juga melaporkan dan itu akan memakan waktu yang lama. Jadi, saya memutuskan untuk tidak menghabiskan waktu aja sih," tuturnya.
Lebih lanjut, dia mengaku tak mengenal pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti, yang melaporkan akun Twitter itu. "Enggak [kenal] sama sekali," ucap Cyndyana.
Cuitan tersebut kemudian memunculkan nama Siwi dalam beberapa unggahan. Ia dituduh sebagai simpanan mantan Direktur Human Capital PT Garuda Indonesia Heri Akhyar.
Atas tuduhan itu, Siwi lantas melaporkan akun @digeeembok ke Polda Metro Jaya pada 28 Desember 2019 dengan dugaan pencemaran nama baik.
(dis/arh)