"Karena itu kalau situasinya sudah kondusif maka tentu keamanan ini akan ditarik. Presiden juga begitu, jadi hanya sementara bukan menyeluruh," kata Ma'ruf di Istana Wakil Presiden, Jakarta (29/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pendekatan itu Papua itu sebenarnya prinsipnya membawa kesejahteraan fisik maupun nonfisik, pendidikan, jalan, infrastruktur dan lainnya," kata Ma'ruf.
"Kalaupun dilakukan terpaksa. Untuk membuat keadaan kondusif, sementara sifatnya. Mengkondisikan dengan baik. Kita mengharap tidak terlalu lama, secepatnya, lah, harapannya," kata dia.
Sebelumnya, Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian pada September 2019 pernah menegaskan belum ada rencana penarikan ribuan personel TNI-Polri yang saat ini ditugaskan di Papua.
[Gambas:Video CNN]
Tito menyebut penarikan dilakukan jika kondisi Papua benar-benar aman.
Situasi di Papua sendiri masih belum jelas, terutama setelah pecah gelombang demonstrasi besar-besaran di sejumlah daerah periode Agustus-September 2019.
Unjuk rasa dilakukan di berbagai wilayah di Papua dan Papua Barat. Banyak fasilitas umum yang rusak. Aktivitas perekonomian pun lumpuh di sejumlah daerah. (rzr/wis)