"Hasil pemeriksaan kita terhadap dokter yang menangani korban (Lina) menyampaikan kalau yang bersangkutan sebelum melahirkan sudah terdeteksi hipertensi," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar Galih Indragiri dalam konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Jumat (31/1).
Lebih lanjut Galih menjelaskan, dari keterangan dokter menyarankan Lina agar melakukan proses melahirkan dengan operasi caesar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengalami hipertensi kronis, Lina juga diketahui memiliki penyakit lambung. Hal itu diketahui setelah diagnosis dokter yang mengecek kondisi Lina pada 21 November 2019 di salah satu rumah sakit swasta di Bandung.
"Untuk penyakit yang terdeteksi pada 21 November, dilakukan pengecekan oleh dokter disampaikan yang bersangkutan mengalami penyakit lambung. Lalu pad tanggal disampaikan pihak dokter bahwa lambung almarhum semakin parah meski sudah diberikan obat," kata Galih.
"Barang bukti yang diamankan mulai dari tabung oksigen yang dipersiapkan karena pada pemeriksaan, almarhum mengalami sesak napas dan disarankan siapkan tabung dan alatnya. Selain itu ada CPU yang kita amankan terkait CCTV karena benda itu posisinya di belakang decoder," kata Galih.
[Gambas:Video CNN]
Diberitakan sebelumnya, hasil autopsi kepolisian terhadap jenazah Lina Jubaedah, mantan istri komedian Sule, menyatakan tak ada tanda kekerasan dalam jenazah Lina. Autopsi jenazah Lina dilakukan atas permintaan putranya buah pernikahan dengan Sule, Rizky Febian.
"Hasil visum didapat keterangan bahwa kondisi jenazah dalam keadaan membusuk. Kedua, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga saat mengumumkan hasil autopsi jenazah Lina, Jumat (31/1). Dengan hasil itu kasus kematian Lina tidak dilanjutkan ke tahap penyidikan. (hyg/ain)