"Benar, pasien tersebut sudah pulang sejak kemarin (Minggu) siang. Karena kita sudah menerima hasil dari Balitbangkes bahwa pasien hasilnya negatif, artinya tidak terpapar corona virus," kata Direktur RSUD Waled Budi Soenjaya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (3/2).
SH dirawat di ruang isolasi RSUD Waled sejak 27 Januari 2020. SH dirujuk RSUD Waled oleh dokter yang menanganinya.
Diketahui pula pasien tersebut mengikuti seminar di Taiwan pada 5-9 Januari 2020. Kemudian pada 15 Januari, SH mengeluh sakit panas, batuk hingga sesak napas dan memeriksakan diri ke dokter umum.
Budi menjelaskan, selama tiga hari pertama pasien SH dirawat menunjukkan perkembangan baik. Pasien tidak lagi mengalami demam, batuk dan pilek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua keluhannya mulai berkurang pada hari ketiga. Pasien juga sudah lepas bantuan oksigen sejak hari tersebut," ucapnya.
"Selama perawatan tetap dikasih obat suportif karena sambil menunggu hasil lab, kita kasih obat sesuai dengan gejala yang ada," katanya.