"21 orang yang akan pulang itu sebelum kembali ke tanah air sudah menjalani proses pemeriksaan kesehatan di China, di wilayah yang tidak mengalami isolasi," ujar Faizasyah saat memberikan keterangan di Kantor Staf Presiden, Jakarta.
Ia memastikan kondisi 21 WNI itu sehat dan stabil. Nantinya begitu tiba di Jakarta, 21 WNI akan kembali menjalani pemeriksaan oleh Kementerian Kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hubei diketahui menjadi wilayah terdampak paling besar terkait wabah virus corona. Aktivitas sejumlah kota di provinsi itu pun dibatasi.
[Gambas:Video CNN]
"Kalau di Hubei yang dikarantina adalah wilayah, sehingga yang keluar masuk harus melalui prosedur ketat. Sedangkan di wilayah lain adalah case by case. Kalau bukan dari Hubei tidak harus dengan karantina seperti di Natuna," ucap Anung.
Kelonggaran pemeriksaan ini dikecualikan bagi WNI yang pernah merawat orang sakit maupun yang pernah kontak dengan orang terjangkit virus corona.
Sementara itu Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun mengatakan, sebanyak 21 WNI itu telah menyampaikan keinginan untuk kembali ke Indonesia sejak Jumat (7/2) lalu. Djauhari mengatakan, pihak kedubes pun segera membantu kepulangan mereka.
"Jadi saya hubungi dulu lewat telepon ke pemerintah daerahnya dan disetujui. Kemudian mereka ke Beijing dulu, kita inapkan, dan hari ini baru terbang ke Indonesia," katanya. (psp/ain)