Tes SKD CPNS Setkab dan Kemensetneg Digelar Siang Ini

wis, CNN Indonesia | Senin, 17/02/2020 08:54 WIB
Tes SKD CPNS Setkab dan Kemensetneg Digelar Siang Ini Ilustrasi tes CPNS. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Para Peserta Tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sekretariat Kabinet (Setkab) dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) akan menjalani tes pada Senin (17/2) pukul 12.20 WIB. Peserta harus hadir di lokasi pelaksanaan SKD selambat-lambatnya 90 menit sebelum jadwal.

"Sesi SKD dimulai untuk melakukan registrasi di meja registrasi yang telah ditentukan," demikian bunyi pengumuman bagi para peserta tes SKD CPNS Setkab dan Kemensetneg yang disampaikan akhir Januari 2020.

 Tes SKD CPNS untuk Setkab dan Kemensetneg digelar pada 17 hingga 24 Februari 2020. Tes  akan dilaksanakan di Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Sekretariat Negara, Jln. Gaharu I Nomor 1, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Peserta akan menjalani tes menggunakan Computer Assisted Test (CAT)


Para peserta diminta membawa Kartu Peserta Ujian CPNS dan KTP asli, atau Surat Keterangan Perekaman Data KTP/Surat Keterangan Pengganti Identitas yang disahkan oleh pejabat yang berwenang.

Selain itu, peserta diwajibkan mengenakan kemeja putih, celana panjang atau rok hitam, sepatu tertutup, jilbab hitam khusus bagi peserta yang mengenakan jilbab. 

"Dan peserta tidak diperkenankan memakai kaos, jeans, jaket, sandal, dan topi," bunyi pengumuman tersebut.

Saat ujian berlangsung, menurut pengumuman tersebut, para peserta hanya diperbolehkan membawa KTP/Surat Keterangan Perekaman Data KTP/Surat Keterangan Pengganti Identitas yang disahkan oleh pejabat yang berwenang dan Kartu Tanda Peserta Ujian ke dalam ruang pelaksanaan SKD.

[Gambas:Video CNN]
"Barang-barang lainnya wajib dititipkan pada penitipan barang (kecuali alat bantu bagi peserta penyandang disabilitas)," bunyi aturan tersebut.

Para peserta dan pengantar tidak diperkenankan untuk membawa kendaraan bermotor karena keterbatasan lahan parkir.  Panitia juga mengingatkan bahwa kelulusan peserta adalah prestasi peserta sendiri.

"Jika ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun, maka hal tersebut merupakan tindakan penipuan dan di luar tanggung jawab Panitia Setkab dan Kemensetneg," bunyi akhir pengumuman bagi para peserta tes SKD CPNS Setkab dan Kemensetneg. (wis/wis)