"Hari ini sudah menggabungkan tata tertib dewan dengan tata tertib pemilihan wakil gubernur. Inshallah besok sekali lagi rapimgab (rapat pimpinan gabungan) menyempurnakan tata tertib wakil gubernur yang dirasa memang ada beberapa hal yang kurang," kata dia di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (17/2).
"Jadi dalam waktu dekat kita akan punya wakil gubernur," tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu akan diputuskan besok. Enggak usah Pansus (Panitia Khusus), kan Rapimgab boleh memutuskan, misal tambahan 1 atau 2 ayat. Misalkan ini terbuka atau tertutup, nah itu bisa terbuka. Mengapa terbuka? Supaya ada pertanggungjawaban pada konstituen bahwa saya memilih wagub si A. Ini bagian dari laporan kita ke publik," ucap Taufik.
"Setelah itu paripurna pemilihan. Inshaallah selesai akhir bulan," ujar dia.
[Gambas:Video CNN]
Seiring berjalannya waktu, ada dua nama kader PKS, yakni Agung Yulianto dan Akhmad Saikhu yang diajukan untuk posisi wagub. Namun, karena tidak ada titik temu antara Gerindra dan PKS selaku partai pengusung Anies pada Pilkada DKI 2017, dua nama tersebut batal diajukan.
Terbaru, bakal nama cawagub pun berubah jadi kader Gerindra Ahmad Riza Patria dan kader PKS Nurmansyah Lubis. Nantinya, wakil gubernur DKI Jakarta yang baru ditentukan oleh DPRD DKI Jakarta.