Slamet bercerita aksi pelemparan batu itu terjadi dua kali. Pertama, pada pukul 03.00 WIB dan membuat kaca jendela rumahnya hancur.
"Dilempari dua buah batu yang cukup besar yang menyebabkan kaca jendela rumah hancur," kata Slamet dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com.
Rumah Slamet Maarif dilempari batu. (Foto: Dok. Slamet Maarif) |
Slamet mengaku, berdasarkan kesaksian tetangga, pelaku diduga berjumlah dua orang dengan mengendarai sepeda motor berwarna putih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedang jamaah subuh di masjid pelaku teror kembali lagi dan melempar dua batu bata ke arah pintu," ujarnya.
Rumah Slamet Maarif dilempari batu. (Dok. Slamet Maarif) |
Slamet menduga aksi teror itu berkaitan dengan rencana aksi 212 'Berantas Korupsi' yang bakal digelar tiga hari lagi. Aksi itu rencananya bakal dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan Persaudaraan Alumni (PA) 212.
Atas kejadian ini, Slamet kemudian melaporkannya ke Polsek Cimanggis. Dia berharap polisi bergerak cepat dan menangkap para pelaku beserta aktor intelektual di balik teror ini.
[Gambas:Video CNN]
Rumah Slamet Maarif dilempari batu. (Foto: Dok. Slamet Maarif)
Rumah Slamet Maarif dilempari batu. (Dok. Slamet Maarif)