Jelang Persebaya vs Arema, Polisi Amankan Suporter Bawa Keris

CNN Indonesia | Selasa, 18/02/2020 15:23 WIB
Ratusan pendukung Persebaya dan Arema tetap datang ke Blitar meski pertandingan digelar tanpa penonton. Polisi melarang pendukung dua tim mendekat stadion. Ilustrasi keris. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi mengamankan seorang suporter Persebaya Surabaya asal Blitar, Jawa Timur, karena membawa senjata tajam jenis keris. Hari ini Persebaya akan bertanding dengan Arema Malang dalam laga semifinal Piala Gubernur Jawa Timur 2020.

Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Soeprijadi, Blitar, Jawa Timur tanpa penonton.

"Kami amankan satu suporter dari bonek asal Blitar. Yang bersangkutan membawa senjata tajam jenis keris untuk mengamankan diri," kata Wakil Kepala Polresta Blitar Komisaris Nurhalim di Blitar, Selasa (18/2) seperti dilansir dari Antara.


Nurhalim mengatakan dari hasil interogasi sementara, pelaku mengaku sengaja membawa senjata untuk mengamankan diri jika bertemu dengan suporter Aremania.

Meski pertandingan akan digelar tanpa penonton, ratusan suporter Persebaya dan Arema sudah mulai berdatangan ke Kota Blitar.

Suporter berdatangan baik dengan kendaraan roda dua maupun naik angkutan kereta api. Polisi juga berjaga di lokasi Stasiun Kota Blitar, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

[Gambas:Video CNN]

Kerumunan massa sempat berkerumun di Jalan Kelud, Kota Blitar. Mereka sempat memaksa masuk ke jalur menuju stadion. Namun, polisi juga sudah membuat barikade dan tidak mengizinkan mereka untuk masuk. Polisi meminta agar mereka pulang, karena pertandingan semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 itu digelar tanpa penonton.

Selain itu, para suporter dari Arema juga memadati lokasi PIPP Kota Blitar. Mereka mayoritas naik sepeda motor. Mereka naik sepeda membentuk konvoi, menuju ke lokasi stadion. Namun, oleh polisi dihadang dan dimasukkan ke area parkir di PIPP Kota Blitar.

Sejumlah jalur menuju titik masuk ke stadion juga sudah ditutup oleh petugas. Polisi juga melakukan pengamanan secara berlapis, mencegah agar suporter masuk ke dalam area stadion, mengingat pertandingan digelar tanpa penonton.

Hingga kini, para suporter yang sudah datang ke Blitar masih bertahan. Polisi juga menerjunkan unit satwa K9 untuk ikut membantu pengamanan.

(Antara/sur)