Menurutnya, masyarakat tidak perlu lagi mempersoalkan RUU Ketahanan Keluarga yang sudah memunculkan pro dan kontra.
"Kalau dari sisi saya sebagai Golkar, saya menyakini gagasan (RUU Ketahanan Keluarga) ini enggak berlanjut," kata sosok yang akrab disapa Bamsoet itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Sabtu (22/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bamsoet pun kembali menegaskan bahwa dirinya meyakini bahwa pembahasan RUU Ketahanan Keluarga tidak akan dilanjutkan.
Infografis pasal-pasal kontroversi RUU Ketahanan Keluarga. (CNNIndonesia/Basith Subastian) |
Draf aturan ini diajukan oleh lima politisi yaitu Sodik Mudjahid dari Fraksi Partai Gerindra, Netty Prasetiyani dan Ledia Hanifa dari Fraksi PKS, Endang Maria Astuti dari Fraksi Partai Golkar, serta Ali Taher dari Fraksi PAN.
Wakil Ketua Baleg DPR Ahmad Baidhowi menyatakan belum ada pengusul RUU Ketahanan Keluarga yang menarik diri secara resmi hingga saat ini.
Menurutnya, penarikan diri para pengusul baru sebatas dalam pernyataan di media massa. Ia memperkirakan, fraksi-fraksi di DPR baru menyampaikan pandangannya secara resmi dalam pembahasan RUU Ketahanan Keluarga.
"Belum ada satu fraksi pun yang menarik secara resmi. Kalau menyatakan menarik diri di media, itu baru di media. Mungkin nanti saat pembahasan, fraksi-fraksi akan bersikap secara resmi," kata sosok yang akrab disapa Awiek itu kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (21/2).
[Gambas:Video CNN] (mts/pmg)
